Berpetualang di 7 Spot Wisata Ujung Kulon

Ujung Kulon merupakan lokasi wisata terkenal di dunia yang tercatat di UNESCO. Terletak di provinsi Banten tepat pada sebelah barat daya pulau Jawa, Ujung Kulon mempunyai keanekaragaman hutan dataran rendah terbaik yang cocok untuk dijadikan tempat wisata. Semenanjung dari Ujung Kulon dan beberapa pulau lepas pantai, masih mempunyai keindahan alaminya dan memiliki flora dan fauna yang beragam. Tidak jauh dari sana, terdapat Gunung Krakatau yang merupakan penyebab dari terbentuknya keindahan alam di Ujung Kulon. Gunung ini juga merupakan salah satu gunung api paling di kenal se-Indonesia dan paling banyak di lakukan studi terhadap aktifitasnya hingga saat ini sejak erupsi di tahun 1883.

Keindahan alam dari Ujung Kulon sendiri di lindungi oleh WHO dan masuk pada daftar World Heritage. Alam dari Ujung Kulon mempunyai habitat yang di perlukan untuk konservasi in-situ, mulai dari keanekaragaman biologisnya yang unik hingga fauna yang tidak dapat di temukan di daerah lain. Sejak tahun 1921, telah di lakukan berbagai cara untuk melestarikan lingkungan dan keindahan alam Ujung Kulon. Aktivitas ini akhirnya berhasil membantu Ujung Kulon terhindar dari kerusakan dari manusia, illegal logging, dan penangkapan ikan komersial di sekitar lokasi wisata.

Badak bercula satu merupakan salah satu daya tarik wisata alam Ujung Kulon. Badak ini juga  yang sangat di lindungi kelestarian hidupnya hingga saat ini. Berbicara tentang keindahan alam Ujung Kulon memang tidak ada duanya, di sini kita akan berpetualang di 9 spot wisata Ujung Kulon.


Wisata Ujung Kulon terbaik saat ini

Pulau Peucang

Pulau Peucang adalah satu dari sekian banyak pulau lepas pantai yang merupakan salah satu tujuan wisata dalam maupun luar negri. Pulau ini terletak pada ujung Barat pulau Jawa dan memiliki kekayaan flora dan fauna di tambah dengan kehidupan bawah laut yang menakjubkan. Pulau ini memiliki pasir yang putih dan laut biru tempat bertemunya samudera Indonesia dan perairan di selat Sunda. Pantai di pulau Peucang sangat cocok di jadikan lokasi snorkeling dan fauna di pulau masih alami. Anda bisa melihat kijang dan babi hutan berkeliaran bebas di pulau seluas 3 ha. Pulau Peucang sendiri tidak jauh dari Ujung Kulon dan untuk masuk memerlukan biasa sebesar Rp 2.5 juta per orang. Di pulau juga terdapat penginapan yang bisa di sewa per kamar ataupun per kelomopok dengan harga yang terjangkau, namun tidak ada sinyal handphone di sini.

Untuk mencapai pulau Peucang, hanya bisa di lakukan melalui jalur laut dengan lama tempuh sekitar 3 hingga 4 jam dari dermaga penyebrangan di kecamatan Sumur.

Pulau Panaitan

Pulau ini merupakan salah satu pulau paling langka di kunjungi oleh wisatawan sehingga keaslian alam masih terjaga seperti awal di temukan. Mulai dari rusa, macan tutul hitam, sapi, rusa, hingga piton liar masih terdapat di pulau. Beberapa jenis buaya air tawar dan berbagai jenis burung masih hidup menghiasi pulau. Di pulau Panaitan anda juga bisa surfing dengan ombak yang telah terkenal hingga ke seluruh dunia. Tidak heran, turis mancanegara lebih banyak terlihat di bandingkan turis lokal. Bertemu dengan lumba-lumba liar di pantai bukanlah hal yang asing, masih banak makhluk liar yang singgah ke pulau ini untuk beristirahat atau hanya sekedar bermain-main.

Pulau Handeleum

Berbicara tentang pulau-pulau Ujung Kulon hampir tidak ada habisnya, salah satu yang terkenal yaitu pulau Handeleum. Pulau seluas 220 hektar ini di diami oleh berbagai satwa liar yang mempensona, mulai dari rusa, ular piton, sapi, rusa, dan banyak lagi. Di kelilingi oleh laut biru nan indah, pulau Handeleum menawarkan wisata adventure jauh ke dalam pulau yang dapat di lakukan siapa saja.

Keunggulan pulau Handeleum dari pulau-pulau Ujung Kulon lainnya adalah pulau ini merupakan salah satu pulau terbesar di antara pulau lepas pantai Ujung Kulon dan mempunyai sungai yang membelah di tengah-tengahnya. Banyak turis memanfaatkan sungai tersebut untuk aktivitas kano dan berkemah jika berkunjung ke pulau ini.

Sungai Cigenter

Ya, sungai Cigenter adalah sungai yang membelah pulau Handeleum dan menjadi objek wisata paling di cari jika anda berwisata di sini. Sungai ini merupakan tujuan bagi orang-orang yang senang berpetualang dan menjamah hutan dengan kehidupan liarnya. Sungai ini di kelilingi hutan mangrove yang tebal dan anda akan menemukan ular piton dan rusa liar dalam perjalanan. Biasanya sungai mempunyai warna yang hijau dengan hiburan dari monyet-monyet yang singgah untuk bersantai di pohon-pohon tepi sungai. Sungai ini dapat disusuri dengan perahu sampan dan harus di damping oleh pemandu professional karena aktivitas ini cukup berbahaya.

Sungai ini termasuk ke dalam taman nasional Ujung Kulon dan untuk mencapainya anda harus menggunakan perahu. Perahu penyebrangan di mulai dari kampong Paniis, harga penyewaan cukup terjangkau di hari biasa dan meningkat saat hari libur.

Gunung Honje

Kembali ke taman nasional Ujung Kulon, anda akan menemukan gunung Honje yang menjadi tujuan wisata trekking. Mempunyai wilayah kurang lebih 19.500 hektar, gunung ini merupakan destinasi favorit bagi pecinta petualangan. Terdapat 19 desa di sekitar gunung dan salah satu gerbangnya adalah desa Tamanjaya. Desa Paniis juga bisa anda jadikan lokasi awal trekking sebelum atau setelah mengunjungi pulau-pulau lepas pantai Ujung Kulon. Setiap desa di sekitar gunung mempunyai atmosfer yang sejuk dan tenang. Kemanapun anda melihat, semua pemandangan cocok untuk di abadikan melalui foto maupun video.

Untuk mencapai gunung Honje, setidaknya membutuhkan waktu sekitar 6 jam dari Jakarta menuju taman nasional Ujung Kulon. Lebih baik menggunakan mobil pribadi atau rental untuk menghindari perhentian yang dapat memperlambat waktu sampai. Jalan Pantura merupakan jalur tercepat untuk menuju taman nasional menuju desa Tamanjaya, dari sana anda mengarah ke desa Paniis dan mulai trekking ke sana.

Jadi, sebelum anda menyeberang ke pulau-pulau lepas pantai Ujung Kulon anda juga bisa menikmati trekking di gunung Honje terlebih dahulu.

Pulau Umang dan pulau Oar

Pulau Umang dan pulau Oar adalah pulau kecil yang saling bersebelahan satu sama lain. Mempunyai luas sebesar lapangan basket, pulau ini adalah tujuan terdekat dan terbanyak di Ujung Kulon. Hanya butuh 10 menit perjalanan laut untuk sampai pada pulau dan ini merupakan wisata pulau tercepat dan termurah di Ujung Kulon.

Pulau ini merupakan bagian dari kecamatan Sumur dan banyak perahu yang menuju pulau dengan harga sewa yang sangat terjangkau per orangnya.

Savana Cidaon

Dengan luas mencapai 4 hektar dan di kerubuti dengan berbagai hewan liar, savana Cidaon merupakan tujuan wajib bagi anda yang berkunjung ke Ujung Kulon. Rusa, merak hijau, sapi, kijang, babi hutan, dan jika beruntung anda bisa menemukan Badak Jawa akan merumput dan berkumpul dengan hewan lainnya di sini. Hewan-hewan ini aktif mulai dari pukul 6 pagi hingga 6 sore, dan anda bisa menyaksikannya dengan di dampingi oleh pemandu wisata. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah saat sore hari dan hanya butuh waktu kurang lebih 10 menit dari pulau Peucang.

Itulah 7 wisata Ujung Kulon yang cocok bagi jiwa-jiwa petualang seperti anda dengan budget yang terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *